Selamat Datang DI WWW.WACANADHARMA.BLOGSPOT.COM
Showing posts with label kasta. Show all posts
Showing posts with label kasta. Show all posts

Saturday, July 4, 2015

Sistem kasta dimasyarakat

Banyak orang yang menganggap Caturwarna sama dengan Kasta yang memberikan seseorang sebuah status dalam masyarakat semenjak ia lahir. Namun dalam kenyataannya, status dalam sistem Warna didapat setelah seseorang menekuni suatu bidang/ profesi tertentu. Sistem Warna juga dianggap membeda-bedakan kedudukan seseorang. Namun dalam ajarannya, sistem Warna menginginkan agar seseorang melaksanakan kewajiban sebaik-baiknya.Keempat golongan tersebut (Brahmana, Ksatriya, Waisya, Sudra) saling membantudan saling memenuhi jika mereka mampu melaksanakan kewajibannya dengan baik.Dalam sistem Caturwarna, ketentuan mengenai hak tidak diuraikan karena hak diperoleh secara otomatis. Hak tidak akan dapat diperoleh apabila keempat golongan tidak dapat bekerja sama. Keempat golongan sangat dianjurkan untuk saling membantu agar mereka dapat memperoleh hak. Dalam sistem Caturwarna terjadi suatu siklus "memberi dan diberi" jika keempat golongan saling memenuhi kewajibannya.Karena status seseorang tidak didapat semenjak lahir, maka statusnya dapat diubah. Hal tersebut terjadi jika seseorangtidak dapat melaksanakan kewajiban sebagaimana status yang disandangnya. Seseorang yang lahir dalam keluarga Brāhmana dapat menjadi seorang Sudra jika orang tersebut tidak memiliki wawasan rohani yang luas, dan juga tidak layak sebagai seorang pendeta. Begitu pula seseorang yang lahir dalam golongan Sudra dapat menjadi seorang Brāhmana karena memiliki pengetahuan luas di bidang kerohanian dan layak untukmenjadi seorang pendeta.Kadangkala seseorang lahir dalam keluarga yang memiliki status sosial yang tinggi dan membuat anaknya lebih bangga dengan status sosial daripada pelaksanaan kewajibannya.

Sistem Warna mengajarkan seseorang agar tidak membanggakan ataupun memikirkan status sosialnya, melainkan diharapkan mereka melakukan kewajiban sesuai dengan status yang disandang karena status tersebut tidak didapat sejak lahir, melainkan berdasarkan keahlian mereka. Jadi, mereka dituntut untuk lebih bertanggung jawab dengan status yang disandang daripada membanggakannya.

.....
Javanese2000

Tuesday, November 9, 2010

kasta

Sistem Kasta di Bali Perlu Diluruskan
Kamis, 20 Mei 2010 | 17:34 WIB
KOMPAS/ ROBERTUS BENNY DWI K
Aksi teatrikal masyarakat Bali untuk menolak Undang-undang Pornografi.
JAKARTA, KOMPAS.com — Dosen Filsafat Universitas Indonesia, Saraswati Dewi, menilai bahwa sistem kasta di Bali perlu diluruskan untuk menciptakan kesatuan berbagai golongan masyarakat di Bali. "Kasta itu dulunya digunakan Belanda supaya mudah memisahkan bangsa Indonesia," katanya, Kamis (20/5/2010) di Gedung Joeang 45, Jakarta.

Ia bercerita, dulu Belanda memakai politik devide et impera untuk memecah kerukunan yang sudah terjalin di Bali dengan menggunakan sistem kasta. "Sistem kasta itu sengaja untuk menjauhkan raja dengan rakyatnya," ungkap perempuan yang juga berasal dari Bali tersebut.

Di hadapan perwakilan pemuda se-Indonesia dalam diskusi "Menyoal Identitas Bangsa" untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional itu, Saras menjelaskan bahwa ada masalah dalam pemahaman konsep kasta di masyarakat Bali.

Menurut Saraswati, tradisi Hindu Bali sebenarnya tidak mengenal kasta. Yang ada adalah warna. Warna merupakan penggolongan individu berdasarkan kemahirannya atau pilihan bebas. Sementara itu, kasta berasal dari bahasa Latin, "castus" yang berarti "murni". Hal ini menekankan pada manusia, statusnya ditentukan berdasarkan darah atau secara herediter.

"Bali itu antarkelompoknya sangat rukun, masyarakatnya hidup berdampingan, janganlah lagi meneruskan peninggalan kasta dari penjajah itu," ujarnya tegas.

Penghentian kesalahpahaman terhadap konsep kasta ini dinilai penting bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara, terlebih di daerah Bali yang hukum adatnya lebih kuat daripada hukum positifnya. Kesatuan yang tercipta di tingkat daerah ini diharapkan mampu membawa kesatuan ke tingkat yang lebih luas lagi, yakni tingkat nasional.

sumber kompas.com

Kasta itu dulunya digunakan Belanda supaya mudah memisahkan bangsa Indonesia.
-- Saraswati Dewi