Setiap manusia adalah utusan Tuhan. Setiap orang lahir di dunia ini karena kehendak Tuhan. Kewajiban utamamu adalah untuk mengalirkan Cinta-kasih Tuhan bagi semuanya. Engkau dilahirkan bukan hanya untuk hidupmu sendiri. Hanya dengan mengabdikan hidupmu untuk melayani masyarakat, engkau akan memuliakan dirimu sendiri dan mencapai kepuasan diri. Tuhan telah mengutusmu ke dunia ini untuk menjalankan dan menyebarkan pesan ini. Apa gunanya terlahir sebagai manusia jika engkau tetap seperti segumpal tanah liat tanpa melayani masyarakat?
narayana....
Selamat datang sahabat, blog ini berisi sedikit informasi sederhana yang mungkin bisa bermanfaat.tidak bermaksud menggurui kita hanya berbagi informasi..
Friday, January 7, 2011
Wednesday, January 5, 2011
Apa yang dicari dalam Hidup akan Terpenuhi ketika Suami dan Istri Hidup dalam Kesatuan
Ketika Sita dihukum dalam api, Tuhan Api sendiri mewujudkan diriNya dan berkata kepada Rama, "Sita adalah seorang wanita yang memiliki kesucian besar". Ada banyak wanita suci di tanah suci Bharat (India) seperti Sita, Chandramati, Damayanti dan Savitri. Orang-orang takut akan Yama, dewa kematian, tapi Yama takut dengan wanita yang memiliki kesucian. Sama seperti Savitri bisa membawa almarhum suaminya hidup kembali dengan kekuatan kesucian yang dimilikinya, Sita juga bisa keluar dari api yang menyala karena kekuatan kesucian yang dimilikinya. Semua contoh-contoh wanita suci dari Bharat tersebut merupakan ideal untuk seorang wanita kepada suaminya yang mana mereka adalah Tuhan. Cita-cita yang dimiliki wanita suci tersebut menjadikan India sebagai guru dunia dan pemimpin semua bangsa. Kecuali di Bharat, di mana lagi di Negara lain di dunia ini kalian menemukan contoh-contoh wanita yang membawa suaminya yang telah meninggal bisa hidup kembali? Bahkan jika kalian mencari di seluruh dunia, kalian tidak dapat menemukan wanita suci tersebut. Itulah kesucian tanah Bharat ini. Itulah sebabnya Tuhan yang maha pengasih menjelma / turun kedunia di Bharat (India). Sama seperti wanita yang harus menjalankan Patrivrata Dharma (Dharma untuk wanita suci), pria juga harus mematuhi Sativrata Dharma (Dharma untuk suami yang ideal). Seorang wanita harus menjadi Pativrata (menjadi wanita suci), demikian juga suaminya hendaknya menjadi Sativrata (menjadi suami yang ideal). Sang istri tidak boleh melawan perintah suaminya, begitu juga, suami harus berbuat sesuai dengan keinginan sang istri dan harus menjaganya dengan ikatan cinta kasih yang besar. Sayangnya, meskipun sejumlah besar wanita telah mematuhi Pativrata Dharma (wanita yang ideal) namun, hanya ada beberapa orang saat ini yang menjalankan Sativrata Dharma (menjadi suami ideal) Tuhan senang dengan para wanita yang menjalankan Pativrata Dharma. Ketika ada kesatuan antara suami dan istri, mereka bisa mencapai apapun dan mendapatkan kepuasan dalam hidup ini. Dropadi memiliki lima suami dan ia menganggap mereka sebagai lima nafas hidup. Wanita sekarang harus mengikuti kesucian seperti Sita, Savitri, Dropadi dan Damayanti. Ini adalah tanah suci Bharat di mana kalian menemukan banyak wanita yang menjalankan Pativrata dan bukan di tempat lain. Orang-orang yang meninggalkan tanah suci Bharat dan pergi ke negara-negara lain sama dengan membuang-buang hidup mereka.
Kalian berkata, tubuhku, saputangan ku, dan seterusnya. Tapi siapa “Aku” ini? Ia adalah dirimu sendiri atau Aku. Aku berarti Atma. Tanpa menyadari Atma, semua praktek-praktek spiritual seperti Yajna dan Yaga tidak berguna. Kalian mengatakan, ini adalah miliku dan milikMu.Apa gunanya melakukan praktek spiritual tanpa engkau menyerahkan perasaan kepunyaanku dan milikMu? Singkirkan perasaan punyaKu dan punyaMu lalu sadari bahwa Engkau dan Aku adalah satu.
- Dari Wacana sai narayana di Sai Kulwant Hall, Prasanthi Nilayam tanggal 18 Mei 2010.
Kalian berkata, tubuhku, saputangan ku, dan seterusnya. Tapi siapa “Aku” ini? Ia adalah dirimu sendiri atau Aku. Aku berarti Atma. Tanpa menyadari Atma, semua praktek-praktek spiritual seperti Yajna dan Yaga tidak berguna. Kalian mengatakan, ini adalah miliku dan milikMu.Apa gunanya melakukan praktek spiritual tanpa engkau menyerahkan perasaan kepunyaanku dan milikMu? Singkirkan perasaan punyaKu dan punyaMu lalu sadari bahwa Engkau dan Aku adalah satu.- Dari Wacana sai narayana di Sai Kulwant Hall, Prasanthi Nilayam tanggal 18 Mei 2010.
Monday, January 3, 2011
Tuhan Ada dalam Setiap Makhluk Sebagai Kasih
Orang-orang menjalani berbagai kesulitan dan bekerja keras siang malam demi uang. Mereka bahkan diam-diam menipu atau menempuh berbagai cara yang tidak halal untuk mendapatkan uang. Rasa sombong1) dan penyimpangan mental2) mereka membuat mereka semakin menderita. Selama dunia berada dalam keadaan yang buruk3)seperti itu, manusia tidak dapat menghindari penderitaan. Ia hanya dapat mencapai kedamaian dan kemakmuran bila ia menepati perkataannya, dan pikirannya penuh kebaikan hati. Manusia tidak bisa memperoleh penampakan Tuhan dengan pikiran yang resah dan penuh keraguan
( Puisi bahasa Telugu ).
( Puisi bahasa Telugu ).
Dewasa ini perhatian seluruh dunia berpusat pada uang. Dari siswa sampai penjual sayuran, setiap orang mengejar uang. Kita tidak dapat mengatakan secara pasti, siapa yang lebih menghasratkan uang, orang ini atau orang itu. Akan tetapi, setiap orang menganggap uang sebagai segala-galanya dalam hidupnya. Orang-orang bekerja keras dan menanggung berbagai kesulitan dengan senang hati demi mendapatkan uang, tetapi tidak ada yang menjalani kesulitan demi Tuhan.
Tuhan melindungi semuanya. Mungkin seseorang mempunyai uang berapa pun banyaknya, tetapi hidup yang dilewatkan tanpa Tuhan itu tidak berharga. Namun, sedikit sekali orang yang mengutamakan Tuhan dalam hidupnya dan menyadari bahwa Tuhan adalah sumber serta pemelihara segala makhluk. Lebih sedikit lagi orang yang merenungkan Tuhan.
Tuhan Ada dalam Setiap Makhluk Sebagai Kasih
Itulah sebabnya Aku menyarankan dilangsungkannya kidung suci ( bhajan ). Mungkin ada beberapa di antara para peserta yang pikirannya melantur pada waktu kidung suci berlangsung dan tidak melantunkan nama Tuhan dengan perasaan, lagu, dan irama yang semestinya. Mungkin bahkan ada beberapa orang yang menempuh jalan tidak benar setelah mereka ikut kidung suci. Akan tetapi, pada umumnya orang-orang akan berkonsentrasi kepada Tuhan bila mereka menyanyikan kemuliaan-Nya.
Ada banyak jenis gelombang di lautan, tetapi air dalam semua gelombang itu sama. Demikian pula orang-orang mungkin mempunyai jenis pikiran yang berbeda, tetapi Tuhan yang sama ada dalam mereka semua. Ada banyak makhluk, tetapi prinsip atma dalam mereka semuanya sama.
Ekaatmaa sarva-bhuutaantaraatma.
Artinya,
‘Atma yang Maha Esa ada dalam semua makhluk’.
Ekam sat vipraah bahudhaa vadanti.
Artinya,
‘Kebenaran itu satu, tetapi kaum bijak menyebutnya dengan berbagai nama’.
Artinya,
‘Atma yang Maha Esa ada dalam semua makhluk’.
Ekam sat vipraah bahudhaa vadanti.
Artinya,
‘Kebenaran itu satu, tetapi kaum bijak menyebutnya dengan berbagai nama’.
Mereka yang mengikuti kebenaran ini ( dan menerapkan pengetahuan ini dalam kehidupan mereka sehari-hari ) sesungguhnya adalah bakta sejati.
Intisari segenap Veda terletak pada pemantapan kebenaran ini ( dengan mempelajari dan berusaha menghayatinya ). Sayang, kini sedikit sekali orang yang memahaminya.
Jangan pernah meninggalkan kebenaran. Bila kebenaran dan kebajikan menyatu, manusia akan menghayati kedamaian dan kasih. Kebenaran merupakan dasar untuk semua nilai kemanusiaan yang lain yaitu kebajikan ( dharma ), kedamaian ( shaanti ), kasih ( prema ), dan tanpa kekerasan ( ahimsa ). Sesungguhnya kebenaran ( dalam pengertian kenyataan sejati atau kesadaran semesta, keterangan penerjemah ), adalah dasar segala sesuatu. Satyameva advitiiyam Brahma. Artinya, ‘kebenaran adalah Brahman Yang Maha Esa, tiada duanya’. Kebenaran mewujud dalam bentuk kasih.
wacana sai
mencapai (Anugerah Tuhan).
Anugerah Tuhan tidak bisa diraih dengan mudah, jika rasa ke“Aku”an atau Ahamkara masih bersarang. Setiap orang, terdidik atau tidak, harus memiliki rasa ingin tahu yang sangat mendalam tentang Tuhan. Tuhan memberi perhatian yang sama kepada semua anak-anakNya, karena menerangi adalah sifat Alami dari Cahaya. Dengan Cahaya, seseorang bisa membaca buku yang bermanfaat dan orang lain bisa melakukan perbuatan tercela. Engkau jangan menyalahgunakan Cahaya (Anugerah Tuhan). Engkau harus melantunkan Nama Tuhan untuk mencapai kemajuan dalam usaha meraih kesadaran Tuhan.
Pujalah Tuhan yang bersemayam di relung hatimu, lebih dekat padamu jika dibandingkan dengan sahabat karibmu, ayahmu, ibumu atau gurumu. Tuhan adalah semuanya dan bahkan lebih bagimu. Badan jasmaniah ini beserta segala macam kesenangan dan kenyamanan yang engkau kejar selama ini pasti akan hancur dan binasa. Suatu hari nanti, itu semua hanya akan menjadi makanan anjing dan serigala. Tuhan, di lain pihak, menganugerahimu kedamaian dan kebahagiaan sejati selamanya. Tuhan tidak akan bisa digapai hanya melalui gelar yang banyak, wacana yang angkuh dan berlebihan ataupun upacara-upacara yang semarak penuh warna-warni. Pasrahkanlah hatimu kepada Tuhan. Tuhan tidak akan mengharapkan apapun darimu selain hatimu.
Pujalah Tuhan yang bersemayam di relung hatimu, lebih dekat padamu jika dibandingkan dengan sahabat karibmu, ayahmu, ibumu atau gurumu. Tuhan adalah semuanya dan bahkan lebih bagimu. Badan jasmaniah ini beserta segala macam kesenangan dan kenyamanan yang engkau kejar selama ini pasti akan hancur dan binasa. Suatu hari nanti, itu semua hanya akan menjadi makanan anjing dan serigala. Tuhan, di lain pihak, menganugerahimu kedamaian dan kebahagiaan sejati selamanya. Tuhan tidak akan bisa digapai hanya melalui gelar yang banyak, wacana yang angkuh dan berlebihan ataupun upacara-upacara yang semarak penuh warna-warni. Pasrahkanlah hatimu kepada Tuhan. Tuhan tidak akan mengharapkan apapun darimu selain hatimu.
Siwaratri
Selamat hari Siwaratri
kita mengenal hari ini adalah malam pelebur dosa.dengan melaksanakan berate bsiwaratri.
berpuasa,melek mlakukan berata yoga samadi,sperti namasamaranam ( menyebutkan nama nama suci Tuhan)
kirtanam ( menyanyikan atau mengidungkan nama suci beliau) berjapa (mengulang ngulang nama sucin Tuhan.)
dll.
Namun melebur dosa bukan berarti menghilangkan segala dosa yang telah kita perbuat.
Seperti melebur garam dalam segelas air walaupun garam itu keliatan hilang tetapi rasa dan zat dari garam itu pasti masi ada.Semakin banyak air yag kita isi makin tdak terasalah garam itu .
begitu juga dengan kita . SemakiN banyak perbuatan baik kita lakukan smakin tdak trasalah karma buruk yg mungkin kita hadapi saat ini.
Dengan mlaksanakan berata Siwaratri ini kia berharap bisa mengurangi akibat karma buruk(dosa) yg kita lakukan dAhulu .karma buruk hanya bisa dihilangkan dengan karma baik.gelap bisa dilangkan dengan cahaya .
mari kita mlaksanankn berate Siwaratri......
by:
Bli wayan
kita mengenal hari ini adalah malam pelebur dosa.dengan melaksanakan berate bsiwaratri.
berpuasa,melek mlakukan berata yoga samadi,sperti namasamaranam ( menyebutkan nama nama suci Tuhan)
kirtanam ( menyanyikan atau mengidungkan nama suci beliau) berjapa (mengulang ngulang nama sucin Tuhan.)
dll.
Namun melebur dosa bukan berarti menghilangkan segala dosa yang telah kita perbuat.
Seperti melebur garam dalam segelas air walaupun garam itu keliatan hilang tetapi rasa dan zat dari garam itu pasti masi ada.Semakin banyak air yag kita isi makin tdak terasalah garam itu .
begitu juga dengan kita . SemakiN banyak perbuatan baik kita lakukan smakin tdak trasalah karma buruk yg mungkin kita hadapi saat ini.
Dengan mlaksanakan berata Siwaratri ini kia berharap bisa mengurangi akibat karma buruk(dosa) yg kita lakukan dAhulu .karma buruk hanya bisa dihilangkan dengan karma baik.gelap bisa dilangkan dengan cahaya .
mari kita mlaksanankn berate Siwaratri......
by:
Bli wayan
Sunday, December 5, 2010
cerita brahmana dan penipu
Di suatu desa hiduplah seorang Brahmana yang sangat rajin dan taat agama. Saban hari mempersiapkan bunga-bunga, dupa dan buah-buahan serta air suci yang di persembahkan kepada Ida Sang Hyang Widhi. Pada suatu hari ketika ia berpikir di dalam hatinya: Alangkah baiknya saya bisa mempersembahkan sesuatu yang lebih besar dan lebih berharga dari pada sekedar bunga dan buah. Kalau saya bisa mempersiapkan seeokor kambing tentu Ida Sang Hyang Widhi akan sangat senang, demikian pikirannya.
Besok paginya ia pergi ke desa tetangganya menemui seorang kaya raya yang memiliki ratusan ekor domba. Brahmana itu lalu berkata: 'Tuan apa boleh minta kambing seekor,akan saya pakai untuk upacara korban' tentu saja brahmana, silahkan pilih seekor domba-domba saya. Demikian kata orang kaya itu,maka brahmana pun memilih domba tersebut yang berwarna putih, kemudian diikat kakinya lalu di pikul diatas bahunya. Setelah mengucapkan terima kasih kepada pemiliknya,kemudian ia pun pulang.
Untuk bisa sampai di rumahnya dengan selamat,dengan cepat ia berlari-lari. Tiba di dalam hutan ia bertemu dengan tiga orang penipu,mereka melihat Brahmana tersebut membawa domba itu. Kemudian tiga orang penipu itu lalu berunding sebentar. Sesudah berunding mereka pergi berpencar.
Kemudian salah satu dari penipu itu menegur Brahmana; 'Wahai Brahmana apakah mata saya tidak salah melihat mengapa seorang suci seperti tuan memikul sekor anjing yang kotor lagi kudisan. Bukankah dosa seorang suci seperti tuan memegang hewan kotor seperti ini?'
'Tidakkah kamu melihat ini seekor domba, bukan seekor anjing yang saya pikul, kata Brahmana itu! Maaf tuan Brahmana saya hanya sekedar menunjukan kekeliruan tuan, kata penipu itu sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
Beberapa ratus meter kemudian datang mendekati Brahmana itu pun penipu kedua sambil menunjukkan sikap yang sangat keheranan lalu berkata; 'Ya Tuhan apakah penglihatan saya keliru , seorang suci memikul seekor keledai. Bukankah itu sesuatu yang tidak wajar seorang Brahmana berbuat demikian?' Brahmana pun menjadi sedikit bingung, lalu menjawab: 'Apa yang kamu katakan? Jika kamu mau melihat lebih dekat lagi sedikit kamu akan tau yang saya bawa ini adalah seekor domba,bukan anak keledai'.
Baik tuan saya minta maaf,karena menurut pengelihatan saya yang tuan pikul itu adalah seekor keledai bukan domba! Sambil berkata demikian,penipu kedua itu pun lalu pergi. Beberapa ratus meter kemudian penipu yang ketiga mendekati Brahmana itu sambil berpura-pura seperti orang yang keheranan lalu berkata: 'Oh sungguh -sungguh luar biasa apakah saya tidak salah lihat, seorang Brahmana memikul anak kuda, buanglah nanti semua orang akan membicarakan tuan atas perbuatan tuan yang aneh itu' .
Demikianlah kata si penipu ketiga itu seperti sungguh-sungguh. Kini Brahmana yang malang itu pun menjadi semakin bingung dan berkata pada dirinya sendiri: "Binatang apa sebenarnya ini,sudah tiga orang telah melihatnya masing-masing dengan rupa yang berbeda. Jangan-jangan binatang ini adalah hantu jahat dan sama sekali bukan seekor domba"
Setelah membayangkan demikian Brahmana itupun menjadi makin takut dan akhirnya melemparkan anak domba itu dari punggungnya, lalu iapun lari cepat-cepat ke rumahnya.
Akhirnya ketiga penipu itu menangkap kembali anak domba tersebut itu sambil mentertawakan Brahmana itu. Mereka pun menikmati daging domba tersebut.
KESIMPULAN: ORANG YANG TIDAK MEMPUNYAI KEPERCAYAAN PADA DIRINYA SENDIRI, MUDAH SEKALI TERGODA ATAUPUN DITIPU OLEH ORANG LAIN.
hindu batam
Friday, December 3, 2010
Menarik Sukses dan Cinta - Doa Rahasia Veda Kuno
Menarik Sukses dan Cinta - Doa Rahasia Veda Kuno
Apakah ada hal seperti itu sebagai hukum tarik-menarik? Dalam fisika pasti, namun ada hukum yang sama bekerja dalam urusan manusia. Ia bekerja dengan cara yang sama hukum fisik tidak
, Tampaknya tanpa pemberitahuan, tetapi sebenarnya di luar persepsi kita. Tapi di luar persepsi kita atau tidak, hukum tarik-menarik sedang bekerja dalam ruang lingkup keberadaan manusia.
Banyak orang sukses telah memahami ini, dan menggunakannya tidak hanya untuk memperkaya diri sendiri, tetapi seluruh umat manusia juga.
Kami akan menunjukkan beberapa doa Veda kuno, dan bagaimana mereka bekerja.
Namun kami memperingatkan bahwa doa-doa dimaksudkan untuk menarik kekayaan dan yang anda maksud untuk berbagi sekali tertarik. Tidak berbagi itu membangkitkan hukum tolakan (kehilangan yang menarik).
Realitas Dibangun
Jika Anda mengikuti argumen dalam fisika hari ini, Anda dapat sampai pada keputusan bahwa dunia kita terdiri sepenuhnya dari berpikir (cerdas) barang non-(sesuatu dengan massa tidak) tetapi energi.
Jika demikian, satu-satunya yang cocok dengan deskripsi di dunia kita adalah pikiran.
Sebuah pikiran tentu cerdas, ia memiliki massa tidak, tetapi tidak memiliki energi.
Jadi, jika fisikawan sudah benar, dan mereka sekarang cenderung setuju dengan Resi kuno (belajar orang suci) maka dunia kita pada dasarnya terdiri dari pemikiran dan ide. Sulit konsep?
Tidak sama sekali.
Sebuah mimpi tampak nyata, tetapi hanya konstruksi adalah pikiran dan ide-ide dibawa ke sub kita dan pikiran bawah sadar.
Hukum Ketertarikan
Menarik untuk kita apa pun yang kita mungkin perlu bakat alami kita dan kemampuan.
Ce
Hindu
rtainly kita semua memiliki kemampuan untuk berenang, tapi kita harus belajar untuk melakukannya secara normal. Kita semua memiliki kemampuan untuk melakukan banyak indah (dan mengerikan) hal, tetapi sering kali mereka membutuhkan pelatihan dan praktek.
Membawa kepada kita apa yang kita butuhkan (dan sering hanya apa yang kita inginkan) juga seperti kemampuan.
Semua ciptaan adalah mengetahui akan bergetar pada frekuensi tertentu, masing-masing frekuensi untuk setiap atom, dan molekul, dan kombinasi setiap.
manta adalah doa khusus dimana kita menciptakan getaran yang memiliki respon dibangun ke dalamnya. mantra ini sesuai dengan hukum tarik-menarik (jika jenis mantra), dan dapat membangkitkan objek yang ingin tertarik.
Mantra A untuk Menarik Perhatian Tuhan
Mantra berikut ini begitu kuat, bahwa hanya dengan mengatakan berulang merupakan bentuk yoga.
Dikatakan dalam Bhagavad Gita (Hindu terbesar Kitab Suci, dan diyakini sebagai firman Allah),
"Diantara Pengorbanan, saya Kurban Pengulangan Nama tuhan
Cobalah mengulangi dan mantra berikut ini, beberapa kali dalam sehari. Setiap baris adalah mantra terpisah. Ulangi satu yang terasa paling alami untuk Anda.
Om namo Nārāyaņāya (Om kehormatan kepada Tuhan dalam manusia)
Om Hari Om
Om namah Śivāya (Om kehormatan untuk Siva)
Om namo Bhagavate Vāsudevāya (Om kehormatan kepada Krishna Suci, Allah dari kekayaan rohani)
Om Sri Rama Rama jaya jaya jaya Rama (Om Sri Rama Rama kemenangan kemenangan kemenangan Rama)
Kekuatan mantra
Seperti dikatakan di atas, mantra menciptakan getaran dimana respon yang built in
Hampir semua (jika tidak semua) agama memiliki doa-doa mereka atau permohonan kepada Tuhan (atau apa pun yang mereka menyembah) berulang-ulang.
pengulangan meningkat ukuran dan kecepatan getaran.
Mengatakan mantra sekali mungkin memiliki pengaruh yang kecil atau tidak, tentu tidak pada hukum tarik-menarik.
Anda perlu mengulanginya lagi dan lagi. Anda perlu membuat diri bergetar dengan itu, dan bahwa getaran yang sama keluar ke alam semesta. Anda bisa cukup yakin akan ada jawaban.
Simak
Baca secara fonetik
diterjemahkan dari global onenes
Apakah ada hal seperti itu sebagai hukum tarik-menarik? Dalam fisika pasti, namun ada hukum yang sama bekerja dalam urusan manusia. Ia bekerja dengan cara yang sama hukum fisik tidak
, Tampaknya tanpa pemberitahuan, tetapi sebenarnya di luar persepsi kita. Tapi di luar persepsi kita atau tidak, hukum tarik-menarik sedang bekerja dalam ruang lingkup keberadaan manusia.
Banyak orang sukses telah memahami ini, dan menggunakannya tidak hanya untuk memperkaya diri sendiri, tetapi seluruh umat manusia juga.
Kami akan menunjukkan beberapa doa Veda kuno, dan bagaimana mereka bekerja.
Namun kami memperingatkan bahwa doa-doa dimaksudkan untuk menarik kekayaan dan yang anda maksud untuk berbagi sekali tertarik. Tidak berbagi itu membangkitkan hukum tolakan (kehilangan yang menarik).
Realitas Dibangun
Jika Anda mengikuti argumen dalam fisika hari ini, Anda dapat sampai pada keputusan bahwa dunia kita terdiri sepenuhnya dari berpikir (cerdas) barang non-(sesuatu dengan massa tidak) tetapi energi.
Jika demikian, satu-satunya yang cocok dengan deskripsi di dunia kita adalah pikiran.
Sebuah pikiran tentu cerdas, ia memiliki massa tidak, tetapi tidak memiliki energi.
Jadi, jika fisikawan sudah benar, dan mereka sekarang cenderung setuju dengan Resi kuno (belajar orang suci) maka dunia kita pada dasarnya terdiri dari pemikiran dan ide. Sulit konsep?
Tidak sama sekali.
Sebuah mimpi tampak nyata, tetapi hanya konstruksi adalah pikiran dan ide-ide dibawa ke sub kita dan pikiran bawah sadar.
Hukum Ketertarikan
Menarik untuk kita apa pun yang kita mungkin perlu bakat alami kita dan kemampuan.
Ce
Hindu
rtainly kita semua memiliki kemampuan untuk berenang, tapi kita harus belajar untuk melakukannya secara normal. Kita semua memiliki kemampuan untuk melakukan banyak indah (dan mengerikan) hal, tetapi sering kali mereka membutuhkan pelatihan dan praktek.
Membawa kepada kita apa yang kita butuhkan (dan sering hanya apa yang kita inginkan) juga seperti kemampuan.
Semua ciptaan adalah mengetahui akan bergetar pada frekuensi tertentu, masing-masing frekuensi untuk setiap atom, dan molekul, dan kombinasi setiap.
manta adalah doa khusus dimana kita menciptakan getaran yang memiliki respon dibangun ke dalamnya. mantra ini sesuai dengan hukum tarik-menarik (jika jenis mantra), dan dapat membangkitkan objek yang ingin tertarik.
Mantra A untuk Menarik Perhatian Tuhan
Mantra berikut ini begitu kuat, bahwa hanya dengan mengatakan berulang merupakan bentuk yoga.
Dikatakan dalam Bhagavad Gita (Hindu terbesar Kitab Suci, dan diyakini sebagai firman Allah),
"Diantara Pengorbanan, saya Kurban Pengulangan Nama tuhan
Cobalah mengulangi dan mantra berikut ini, beberapa kali dalam sehari. Setiap baris adalah mantra terpisah. Ulangi satu yang terasa paling alami untuk Anda.
Om namo Nārāyaņāya (Om kehormatan kepada Tuhan dalam manusia)
Om Hari Om
Om namah Śivāya (Om kehormatan untuk Siva)
Om namo Bhagavate Vāsudevāya (Om kehormatan kepada Krishna Suci, Allah dari kekayaan rohani)
Om Sri Rama Rama jaya jaya jaya Rama (Om Sri Rama Rama kemenangan kemenangan kemenangan Rama)
Kekuatan mantra
Seperti dikatakan di atas, mantra menciptakan getaran dimana respon yang built in
Hampir semua (jika tidak semua) agama memiliki doa-doa mereka atau permohonan kepada Tuhan (atau apa pun yang mereka menyembah) berulang-ulang.
pengulangan meningkat ukuran dan kecepatan getaran.
Mengatakan mantra sekali mungkin memiliki pengaruh yang kecil atau tidak, tentu tidak pada hukum tarik-menarik.
Anda perlu mengulanginya lagi dan lagi. Anda perlu membuat diri bergetar dengan itu, dan bahwa getaran yang sama keluar ke alam semesta. Anda bisa cukup yakin akan ada jawaban.
Simak
Baca secara fonetik
diterjemahkan dari global onenes
Subscribe to:
Posts (Atom)
