Selamat Datang DI WWW.WACANADHARMA.BLOGSPOT.COM

Monday, March 7, 2016

pelecehan terhadap hari raya nyepi

Beberapa akun fb ada yang menulis status yang bernada pelecehan terhadan perayaan penyepian dibali.Sebagai umat Hindu tentu kita akan merasa marah.Namun hal ini juga bisa kita pakai merenung apakah kita sebagai umat hindu sudah mengharagai menghormati penyepeian itu.banyak oknum oknum dari kita pada saat pengerupukan mabuk-mabukan.dan saat nyepi malah berjudi meceki dan lain-lain.
tanpa kita sadari kita sendiri telah melecehkan perayaan Nyepi.bahkan bukan hanya dengan kata kata tetapi dengan perbuatan.
jadi jangan hanya sekedar marah pada apa yang dikatakan orang lain.yang mungkin memang bukan dari umat kita(non hindu),tetapi ini sebagai ajang merenung diri kedalam hati....
makna Nyepi sudah selayaknya diterapkan tidak hanya pada saat Nyepi, melainkan dalam kehidupan sehari-hari.
Jika kita sendiri tidak bisa menghargai hari suci Nyepi, bagaimana orang lain bisa menghargainya?  Nyepi terkandung nilai religius tinggi seharusnya kita juga memaknainya dengan benar.



Thursday, March 3, 2016

apakah ogoh-ogoh harus wujudnya menyeramkan?

Jika dilihat dari aspek tertentu ogoh-ogoh memiliki beberapa definisi,  ogoh–ogoh  diarak keliling desa pada saat menjelang malam sebelum hari raya nyepi (ngerupukan) yang diiringi dengan gamelan BLEGANJUR , kemudian untuk dibakar.
Ogoh-ogoh sebetulnya tidak memiliki hubungan langsung dengan upacara Hari Raya Nyepi.
Patung yang dibuat dengan bahan dasar bambu, kertas, kain dan benda-benda yang sederhana itu merupakan kreativitas dan spontanitas masyrakat yang murni sebagai cetusan rasa semarak untuk memeriahkan upacara ngerupuk. Karena tidak ada hubungannya dengan Hari Raya Nyepi, maka jelaslah ogoh-ogoh itu tidak mutlak ada dalam upacara tersebut. Namun benda itu tetap boleh dibuat sebagai pelengkap kemeriahan upacara.
Ogoh-ogoh sendiri memiliki peranan sebagai simbol atau pemvisualisasian prosesi penetralisiran kekuatan-kekuatan negatif atau kekuatan Bhuta kala.
lalu apakah wujudnya harus seram?mungkin sifat-sifat bhuta itu digambarkan menyeramkan
apakah tidak boleh memakai wujud dewa seperti krisna dan lain- lain.menurut saya boleh saja tentu dengan cara memandang dari sudut pandang yang berbeda..
jika wujud menyeramkan disimbolkan sebagai butha lalu butha setan itu masuk ke dalam ogoh-ogoh setelah itu dibakar pralina,dianggap buta sifat setan itu sudah somia.bagaimana kalau terlanjur senang dia tinggal dalam ogoh ogoh tapi tempatnya itu dibakar..lalu bhutanya kemana..apa yakin setan ikut terbakar?bagaimana kalo masuk ke pikiran manusianya...hee.dalam arti wujud seram masuk kedalan pikiran bawah sadar kita.(namun ada keyakinan jika kekuatan negatif/seram harus dilawan dengan wujud yang lebih menyeramkan.untuk mengimbangi.seperti wujud dewi durga kali)
terus bagai mana makna jika ogoh-ogoh dibuat dengan wujud dewa..?maknanya saja di balikan,saat ogoh dewa diarak keliling disimbolkan dengan kekuatan dewa itu diharapkan dapan membuat damai segala sifat bhuta..somia dalam arti menyelaraskan.diharapkan kekuatan dewa masuk atau sifat ke dewaan dapat mendominasi pikiran manusia.sehingga kedamainan dapat tercipta.disamping itu jika gambaran keindahan yang di rekam oleh pikiran bawah sadar tentu dapat memberikan efek kedamaian dalam refleksi diri kita sehari hari.
ini hanya sebagi renungan saja bukan untuk diperdebatkan....
de ananda


Tuesday, March 1, 2016

perbedaan agama dengan sepiritual

guru suci mengatakan.. Haya ada hanya satu agama yaitu agama cinta kasih
Hanya ada satu bahasa yaitu bahasa hati
Hanya ada satu kasta yaitu kasta kemanusiaan
Hanya ada satu Tuhan Ia hadir diamana-mana

agama hanya salah satu jalan menuju ketuhanan.Tuhan ada diatas agama.Tuhan mancarkan berkatnya keseluruh dunia.jikalaupun ada dibagian bumi ini tidak terjamah agama,berkat Tuhan masih bisa diakses.didalam agama kita diajarkan baik dan buruk,setan dan malaikat sorga dan neraka.selama kita masih dalam kesadaran agama kita akan selalu melihat pertentangan ini.

bagaimana dengan sepiritual ketuhanan.
Spiritual adalah tahapan yang dicapai manusia setelah melewati agama, dalam spiritual baik-buruk, hitam-putih, malaikat-iblis, bukan untuk dipertentangkan. Pemahamannya sudah jauh berbeda, semua perbedaan itu dilihat sebagai apa adanya, tanpa penghakiman. Seperti manusia yang masuk kebun bunga yang tidak mempertentangkan perbedaan warna-warna di kebun bunga, tapi melihat keberagaman sebagai suatu yang indah yang saling melengkapi. Kebaikan tiada artinya tanpa ada keburukan, dimanakah kita bisa temukan kebaikan jika tiada kejahatan
Agama itu penting, sebagai suatu jalan untuk dapat mengenal Tuhan, dengan memberikan batasan-batasan tertentu dalam bertingkah laku, tetapi, jangan sampai Agama itu menjadi sebuah kotak yg membungkus kita, sehingga kita tidak bisa menghargai dan menghormati orang lain, sehingga kita menjadi orang yg fanatik, dan menganggap orang yg berbeda agama dengan kita adalah musuh kita.

Wednesday, February 24, 2016

wacana guru

wacana

*Bukanlah merupakan sifat alami dari penekun spiritual untuk mencari kesalahan pada orang lain dan menyembunyikan kesalahan diri sendiri. Jika kesalahanmu dikatakan oleh seseorang, jangan mendebatnya dan mencoba untuk membuktikan bahwa engkau adalah benar, dan jangan pula sakit hati lalu menaruh dendam kepadanya. Pertimbangkan dan pikirkanlah hal itu dan kemudian berusahalah memperbaiki kelakuanmu. Sebaliknya, jika engkau mencari-cari alasan untuk membenarkan kelakuanmu atau berusaha membalas dendam pada orang yang menunjukkan kesalahanmu — jelaslah bahwa ini bukanlah karakter dari penekun spiritual atau bhakta. Penekun spiritual harus selalu mencari mereka yang jujur dan riang, dan hindarilah semua pikiran yang tidak benar, sedih dan patah semangat. Kemurungan, keraguan dan kesombongan — semuanya ini adalah yang mengganggu sebagai Rahu dan Kethu (pengaruh jahat yang berhubungan dengan planet) bagi penekun spiritual. Sifat-sifat ini akan mengganggu latihan spiritual seseorang. Ketika bhaktimu sudah mantap, maka sifat-sifat ini dapat dengan mudah dibuang jika sifat ini muncul. Diatas semuanya, engkau harus menjadi penuh suka cita, tersenyum dan bersemangat dalam segala keadaan.

Hanya ketika engkau menyadari kesalahanmu sendiri maka engkau mulai mengerti jalan menuju Tuhan.

ॐsai narayanaॐ

Friday, February 19, 2016

Tuhan bagaimana cara aku menyembah?

Apakah Tuhan minta dipuja?

Tuhan itu lautan kasih sayang.kita hanya perlu sayangi semua cintai semua..ya Tuhan engkau meliputi seluruh alam semesta ini,bagaiman aku bisa membuatkan pura untukmu.engkau bersinar bagaikan jutaan matahari bagaimana mungkin aku persembahkan lilin kecil ini untukmu.semua isi alam semesta ini milikmu lalu apa yang bisa aku persembahkan kepadamu,?
yang bisa aku persebahkan hanyalan cinta kasihku.karena engkau adalah samudra kasih.

bunga hati yang penuh cinta kasih
buah karma perbuatan yang baik

memelihara melestarikan alam lingkungan adalah bhuta yadnya.yadnya kepada Tuhan karena Tuhan meliputi semua ciptaan

membantu sesama manusia saling mengasihi adalah manusia yadnya sekaligus yadnya kepada Tuhan.

memuja Tuhan melalui perbuatan baik.pikiran baik,berbicara yang baik

om shanti shanti shanti om

ananda