Selamat Datang DI WWW.WACANADHARMA.BLOGSPOT.COM

Senin, 30 Agustus 2010

kesucian wanita


Kesucian yang dimiliki Wanita merupakan Kekuatan Besarnya

Ketika nyawa suami Savitri yaitu Satyavan diambil, Savitri penuh duka dan berdoa untuk Yama agar suaminya kembali hidup. Dia berkata kepada Yama, "Tuanku mau menghidupkan kembali suami hamba atau mencabut nyawa hamba juga. Hamba tidak bisa hidup tanpa suami, kami adalah satu". Ketika Yama ingin pergi setelah mencabut nyawa suaminya, Savitri menghalangi jalan dan tidak membiarkan Yama bergerak. Yama tidak punya pilihan selain mendengarkan doanya. Dia bertanya, "Ibu! Apa yang engkau inginkan"? "Berikan suami hamba kembali ke hamba karena tidak mungkin hamba hidup tanpa dia," kata Savitri. Akhirnya, Yama harus mengalah untuk doa tersebut dan menghidupkan kembali Satyavan. Yama tidak hanya membawa Satyavan kembali hidup, namun juga diberkati dengan banyak anugerah baik Savitri dan Satyavan, Yama bahagia karena kesucian Savitri yang menjadi penentu. Semuanya terjadi karena kekuatannya suci yang dimiliki Savitri sehingga bisa membawa almarhum suaminya bisa hidup kembali.

Chandramati adalah wanita agung lainya yang hidup di tanah suci Bharat (India) yang memberikan contoh sukses dari kehidupan suci di dunia. Ketika dia bersama dengan suaminya Harischandra dan anaknya sedang melewati hutan, tiba-tiba hutan dilanda kebakaran, yang mengancam kehidupan mereka. Kemudian Chandramati berdoa, "Jika aku benar-benar seorang wanita suci dan telah mengikuti Dharma sepanjang hidupku, biarlah api liar ini padam”. Dan coba lihat, api itupun padam dalam sekejap mata dan seluruh hutan menjadi tenang dan damai. Begitu besar kekuatan tirakat dan kesucian seorang wanita suci! Tapi dia selalu rendah hati dan mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, dengan berkata, "semua itut erjadi oleh kasih dan karunia Tuhan, bahwa aku telah mampu menegakkan Dharma seorang wanita suci". Dia selalu mengikuti suaminya dan tidak tahan berpisah darinya bahkan untuk beberapa saat. Itu adalah ciri seorang wanita suci. Baik suami dan istri harus hidup bersama dalam harmoni diseluruh kehidupan mereka. (Di sini Bhagavan menceritakan Raja Harischandra dan istrinya yang suci Chandramati, yang meskipun mengalami penderitaan tak terhitung dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran dan kebajikan serta memberikankan contoh sukses dari kehidupan yang berbudi luhur)


Tanah Bharat (India) ini telah melahirkan banyak wanita mulia seperti Damayanti yang menjadikan abu seorang pemburu yang memiliki pikiran jahat dengan kekuatan kesucian yang dimilikinya dan Sita yang membuktikan kesucian dirinya dengan keluar dari api menyala tanpa adanya cedera.

(Puisi Bahasa Telugu)

sumber ssg palu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar